Jumat, 30 Januari 2015

Penyebab paling sering dari radang tenggorokan adalah virus yang sama dengan penyebab pilek dan flu. Sedangkan radang tenggorokan yang disebabkan infeksi bakteri lebih jarang. Baik virus maupun bakteri, keduanya masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan hidung - karena anda menghirup partikel bebas dari udara ketika seseorang batuk atau bersin, atau karena anda melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi atau menggunakan sesuatu alat bersama-sama.


Karena kuman yang menyebabkan sakit tenggorokan menular, mereka dapat menyebar dengan mudah di manapun terdapat berkumpulnya orang-orang, seperti sekolah atau kantor.

Virus
Sakit karena virus yang paling banyak menyebabkan radang tenggorokan antara lain:
  • Pilek
  • Flu
  • Mononucleosis
Sakit karena virus lain yang dapat menyebabkan radang tenggorokan antara lain:
  • Campak
  • Cacar
  • Batuk dengan napas sesak - panyakit umum pada anak-anak yang ditandai dengan ruam dan batuk berdahak
Infeksi bakteri
Infeksi bakteri yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan antara lain:
  • Sakit tenggorokan akibat bakteri
  • Sakit amandel
  • Diphtheria - sakit pernapasan serius yang jarang pada negara industri tapi lebih umum ada di negara berkembang
Faktor risiko

Meskipun seseorang dapat mengalami sakit tenggorokan, beberapa faktor risiko mambuat anda lebih mungkin mengalami sakit tenggorokan. Faktor tersebut adalah :

• Usia
Anak dan remaja paling banyak mengalami sakit tenggorokan. Anak-anak palinh umum mengalami masalah tenggorokan terkait dengan infeksi bakteri.

• Menjadi perokok aktif maupun perokok pasif
Asap tembakau, mengandung ratusan racun yang dapat mengiritasi lapisan tenggorokan.

• Alergi
Jika anda memiliki alergi yang musiman pada debu, jamur atau bulu binatang yang lebih mudah terkena tenggorokan sakit daripada orang yang tidak memilkinya.

• Terkena iritan kimia
Partikel yang melayang-layang di udara dari asap pembakaran seperti hal nya kimia rumah lain.

• Infeksi sinus kronis attau rutin
Pembasahan di hidung atau atau infeksi sinus dapat menyebabkan iritasi tenggorokan.

• Tinggal atau bekerja secara berdekatan
Infeksi dan bakteri dapat menyebar di tempat orang berkumpul.

• Rendahnya kebersihan
Mencuci tangan anda secara hati-hati dan sering adalah jalan terbaik untuk mencegah banyak infeksi virus dan jamur.

• Sistem imun yang rendah
Anda lebih rentan terinfeksi virus jika ketahanan tubuh anda rendah.

Baca juga artikel lainya obat tradisonal radang tenggorokan

Kamis, 29 Januari 2015

Posted by Unknown in | 20.38 No comments
 Berikut ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk Cara Mengobati Wasir/Ambeien, yakni :

1.Ambillah obat penghilang rasa sakit dan anti-inflamasi untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan. Anda dapat mengambil tablet oral, krim oles atau supositoria anus. Pemberian gel lidah buaya (aloe vera) pada area dubur juga dapat membantu mengurangi peradangan. Alternatif lainnya, Anda dapat menggunakan obat alami berbasis daun ungu (graptophyllum pictum) untuk melawan wasir. Daun ungu adalah tanaman yang berasal dari New Guinea dan Polinesia. Saponin, alkaloid, glikosida dan zat lain yang terkandung pada daun ungu dapat menghambat peradangan wasir dan membantu proses pencernaan yang membuat tinja lunak. Efek anti-inflamasi saponin cukup kuat untuk mengatasi wasir yang parah sekalipun.


2. Cara Mengobati Wasir Bersihkan area dubur dengan baik setiap selesai buang air besar. Anda tidak perlu menggunakan sabun karena dapat meningkatkan iritasi. Untuk mengeringkan daerah sekitar wasir, Anda bisa menggunakan tisu lembut yang biasa digunakan untuk bayi.

3. Kurangi rasa nyeri dengan duduk dalam air hangat (sitz bath) tiga atau empat kali sehari selama 10 sampai 15 menit. Anda juga dapat menerapkan kantung es atau kompres dingin pada daerah dubur selama sekitar sepuluh menit, tiga atau empat kali sehari untuk mengurangi pembengkakan pembuluh darah.

4. Cegah atau kurangi sembelit. Pilihlah makanan tinggi serat (sayuran, buah-buahan dan biji-bijian) dan perbanyak minum. Hindari teh dan kopi untuk sementara.

Cara mengobati wasir/ambeien dengan cara yang alami adalah menggunakan bahan-bahan alami 
seperti :

Ramuan cara mengobati wasir 1 :
Bahan : 20-25 gram daun sembung muda, 4-5 gram adas, 2-3 gram kapur sirih, 2-3 gelas air bersih
Cara meramu : Cara membuat ramuan ini adalah daun sembung yang masih muda tadi dicampur dengan daun adas dan juga kapur sirih, kemudian direbus dengan menggunakan air 3 gelas tadi sampai mendidih. Dan ramuan ini diminum 2-3 kalii dalam sehari.

Cara mengobati wasir secara tradisional yang lainnya adalah dengan menggunakan daun jambu batu muda. Cucilah sampai bersih beberapa lembar daun jambu batuu muda dan 1 buah pisang batu yang tidak dikupas. Dan setelah itu haluskan kemudian peras sampai ada air yang keluar. Air ini selanjutnya diminum setiap hari dan harus teratur sampai penyakit ambeiennya sembuh.

Cara mengobati wasir dengan cara tradisional adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi. Makanan-makanan ini bisa Anda dapatkan dari buah-buahan dan juga sayuran.

Baca juga artikel lainya obat tradisonal ambeien

Rabu, 28 Januari 2015

Dibawah ini adalah makanan yang dilarang bagi penderita kanker darah atau leukimia, silahkan dibaca ya. :
Pantangan Dari Sayur-Sayuran
  • Tauge mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.
  • Sawi putih dan kangkung mengurangi efektivitas kerja obat.
  • Cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh
Pantangan Dari Buah-Buahan
  • Lengkeng dan nangka mengandung zat tumbuh bagi sel kanker.
  • Durian, duku, nanas, dan anggur menghasilkan alkohol sehingga merangsangberkembangnya sel kanker.
  • Minuman ringan atau soft drink bersifat karsinogen.
  • Es atau minuman dingin mengganggu kelancaran peredaran darah.
  • Alkohol merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun
Pantangan Daging Dan Ikan Asin
  •  Daging (sapi, kerbau, kambing, babi) memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
  •  Ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak. Sementara itu, bagi penderita kanker akan timbul reaksi berdenyut-denyut dan timbul rasa nyeri di bagian tubuh yang terkena kanker. Selanjutnya karena ada gangguan permeabilitas (penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak basah, benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Yang lebih memprihatinkan, beberapa produsen pengolah ikan sering menambahkan formalin atau bahan pengawet mayat, bukan pengawet makanan. Formalin ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin lama mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker
Pantangan Makanan Yang Diawetkan
  • Makanan awetan mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogenaktif.
  • Makanan yang dibakar,bagian yang gosong atau hangus mengandung zat karsinogen

Pantangan Dari Sea Food
  • Udang, kerang, kepiting, cumi mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker
Pantangan Dari Daging Unggas
  • Biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat meningkat. Suntikan hormon yang diberikan pada ternak mirip hormon anabolic pada manusia. Hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar
Pantangan Dari Buah-Buahan
  • Durian, nangka, lengkeng, nenas, duku dan anggur bila sangat matang mengandung alkohol yang bisa memicu berkembangnya sel kanker
Baca juga artikel lainya cara mengobati kanker darah

Selasa, 27 Januari 2015

Posted by Unknown in | 20.03 No comments
Diabetes adalah salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat dunia saat ini. Sementara ini, penyakit diabetes belum ditemukan obat yang pasti untuk menyembuhkannya, jadi hanya bisa dicegah dan dikontrol. Diabetes tidak hanya terjadi pada orang tua namun juga bisa menyerang anak-anak yang didiagnosa kelainan kadar gula darah di dalam tubuh. Adapun faktor-faktor lain penyebab seseorang terkena diabetes adalah sebagai berikut :

Faktor-faktor Penyebab Diabetes


1. Kelebihan Berat Badan
Lebih dari 85 persen penderita diabetes tipe 2 diketahui memiliki kelebihan berat badan. Obesitas sering dikaitkan dengan risiko diabetes. Olahraga rutin sangat dianjurkan untuk menurunkan berat badan dan menurunkan resistensi insulin. Penelitian telah menunjukkan bahwa turunnya berat badan beberapa kilogram saja diketahui dapat mencegah diabetes tipe 2.

2. Makanan tinggi gula dan lemak
Salah satu faktor utama penyebab diabetes adalah gemarnya seseorang dalam mengonsumsi makanan yang tinggi gula dan lemak. Makan makanan tinggi gula dan lemak dapat memicu kenaikan berat badan, yang pada akhirnya akan meningkatkan resistensi insulin sehingga risiko terkena diabetes pun menjadi lebih besar lagi. Mengonsumsi makanan yang tidak sehat seperti ini juga berisiko meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Tekanan darah dan kolesterol yang tinggi sering dikaitkan dengan penyakit diabetes dan penyakit jantung.

3. Riwayat keluarga
Faktor keturunan juga bisa berperan mendorong seseorang dalam terkena diabetes. Apabila orang tua anda telah didiagnosis penyakit diabetes tipe 2, maka anda juga memiliki risiko yang tinggi terkena diabetes. Selain itu, faktor etnis juga berhubungan dengan penyakit diabetes. Etnis-etnis yang berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2 adalah Asia, Asia Selatan, Aborigin, Hispanik, dan Afrika.

4. Kondisi tertentu pada wanita
Wanita yang memiliki sindrom ovarioum polikistik lebih mungkin untuk menderita diabetes dibandingkan dengan wanita pada umumnya. Sindrom ini merupakan ketidakseimbangan hormonal yang bisa menyebabkan tidak teraturnya siklus menstruasi. Wanita yang pernah melahirkan bayi dengan kategori gemuk (4kg lebih) diketahui juga berisiko mengembangkan diabetes. Adapun wanita hamil yang menderita diabetes gestasional (diabetes yang terjadi selama kehamilan), diketahui 7 kali lebih mungkin untuk terkena diabetes tipe 2 pada masa yang akan datang dibandingkan dengan wanita hamil yang tidak mengalami diabetes gestasional.

5. Usia lebih dari 40 tahun
Walaupun benar bahwa diabetes tipe 2 juga menyerang orang yang lebih muda, namun penyakit ini sering diidentifikasi ketika umur seseorang memasuki usia 40 tahunan. Konsultasikan dengan dokter mengenai pengujian diabetes yang tepat sehingga anda dapat memantau grafik kesehatan anda sendiri.

Baca juga artikel lainya pengobatan alami diabetes

Minggu, 25 Januari 2015

Posted by Unknown in | 23.23 No comments
Asam urat merupakan hasil akhir dari metabolisme purin yang berada dalam tubuh, berfungsi  sebagai antioksidan yang berperan untuk meregenerasi sel. Kadar asam urat dalam tubuh harus terpenuhi dengan baik tidak kurang ataupun berlebih. Namun dewasa ini, dengan munculnya tekhnologi yang modern asam urat telah berubah menjadi gangguan penyakit. Hal ini diakibatkan oleh kadar asam urat yang berlebih yang cenderung tidak memperhatikkan pola hidup yang sehat di sekitar seperti seringnya mengkonsumsi makanan cepat saji. Nah, jika asam urat telah berubah menjadi suatu penyakit, nampaknya perlu pengobatan yang dapat menuntaskan segala keluhannya. Hanya dengan herbal Ace Maxs anda gangguan asam urat dapat anda dapat terpecahkan. Sebelum pada inti pembahasan simak dulu tentang penyakitnya
Sekilas Asam Urat

Asam urat adalah penyakit nyeri sendi yang dapat terjadi pada individu yang memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam darah mereka. Asam urat dapat mengiritasi dan merusak sendi, serta ginjal, saluran kemih, dan area lain pada tubuh.

Sebagian besar kasus terjadi bila ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang berlebihan dari tubuh, kebanyakan pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Sisanya terjadi ketika asam urat terlalu banyak diproduksi dalam tubuh, seperti yang mungkin terjadi dalam kasus-kasus psoriasis, leukemia, dan gangguan lain.

Gejala Asam Urat atau Artritis Gout


Gejalanya meliputi nyeri sendi dan bengkak, paling sering di jempol kaki, lutut, pergelangan kaki, atau pergelangan tangan. Gejala lain yang umum adalah terjadinya batu ginjal, yang dapat mengakibatkan sakit perut parah, nyeri buang air kecil, dan kencing berdarah.

Faktor Risiko
  • Umur: Risiko meningkat dengan bertambahnya usia.
  • Gender: Asam urat atau gout lebih umum menyerang laki-laki, mungkin karena estrogen pada wanita memperlancar keluarnya asam urat di dalam urin.
  • Riwayat keluarga
  • Faktor diet: Lihat Diet untuk Asam Urat atau Artritis Gout.
  • Obesitas
  • Obat-obatan, termasuk diuretik, siklosporin, aspirin, dan niasin
  • Stres, trauma, atau pembedahan dapat meningkatkan risiko serangan mendadak.
Pengobatan Asam Urat atau Artritis Gout
  • Pencegahan serangan mendadak dapat mencakup perubahan pola makan (lihat diet untuk asam urat atau gout, di bawah) dan obat-obatan (misalnya allopurinol atau probenicid).
  • Serangan mendadak paling sering diobati dengan istirahat dan obat anti-inflamasi (NSAID) (misalnya, ibuprofen atau indometasin). Steroid dapat digunakan dalam kasus penyakit parah atau pada individu yang tidak dapat mengkonsumsi NSAID (misalnya, pasien dengan riwayat tukak lambung atau penyakit ginjal).
  • Operasi dilakukan untuk kasus yang parah yang tidak dapat diobati dengan tindakan di atas.
Baca juga artikel lainya pengobatan alternatif asam urat
Posted by Unknown in | 16.45 No comments
Gejala awal yang mungkin ditimbulkan dari infeksi sinus atau sinusitis ini berupa cairan mukosa hidung (ingus) yang berwarna kuning atau hijau yang disertai dengan nyeri dibagian wajah dan sekitaran pipi, dahi, mata dan bahkan meradang hingga ke bagian rahang dan gigi. Sinustis ini biasanya terjadi setelah bagian saluran pernafasan atas terinfeksi seperti pilek atau flu. Sementara itu peradangan atau infeksi sinus dapat dikelompokan menjadi 3 kelompok diantaranya :

1. Sinusitis Akut

Peradangan sinusitis tipe ini merupakan tipe yang paling umum dijumpai terutama pada anak. Sementara itu gejala yang ditimbulkan hampir mirip dengan gejala saat terjadi flu yakni batuk, hidung tersumbat, keluarnya ingus hanya saja ingus atau lendir ini tidak disertai dengan demam dan lendir ingus yang keluar berwarna hijau. Jika menyerang anak-anak, umumnya gejala ini akan dialami oleh sikecil hingga sepuluh hari dan kondisinya akan mulai memburuk dihari ketujuh. Untuk itu, baiknya lebih teliti dan berhati-hati jika terjadi sesuatu yang tidak beres dengan sikecil, segera periksakan ia dengan dokter terdekat untuk mengetahui jika ada penyakit dalam tubuhnya.

2. Sinusitis Kronis

Gejala yang dirasakan dari sinusitis kronis ini akan serupa dengan sinusitis akut hanya saja masanya akan lebih lama daripada sinusitis akut. Sinusitis kronis ini dapat berlangsung selama hampir tiga bulan dan diperparah dengan munculnya rasa nyeri dibagian kepala. Selain itu pada sinusitis jenis ini sudah terjadi penebalan lapisan sinus dan timbulnya jaringan yang bersifat menghambat dan menghalangi yang dikenal dengan sebutan polip.

3. Sinusitis Akut Kambuhan

Sinusitis jenis ini gejalanya serupa dengan sinusitis akut, hanya saja sinusitis ini sering kambuh. Biasanya dalam waktu satu tahun anak dapat kembali terjangkit lebih dari empat kali. Dan setiap kali sinusitis ini kabuh masa berlangsungnya bisa mencapai sepuluh hari. Namun tak perlu khawatir, keadaan anak akan sehat diantara periode kambuhan ini.

Agar anda atau ibu dirumah bisa lebih waspada pada serangan sinusitis, berikut gejala-gejala yang harus anda ketahui yang mungkin menjangkit anda dan orang-orang tersayang.

1. Rasa Nyeri Dibagian Wajah

Nyeri tumpul yang berdenyut atau tekanan akan terasa pada wajah karena ini adalah gejala awal dari sinusitis. Hal ini terjadi akibat tekanan yang ditimbulkan oleh jaringan yang meradang pada bagian ujung-ujung saraf di dinding sinus. Sinusitis frontalis menyebabkan nyeri pada dahi atau sakit kepala. Sementara sinusitis maksilaris dapat menyebabkan nyeri pipi yang dapat menjalar kebagian sekitaran gigi dibagian rahang atas. Sinusitis etmoidalis akan menyebabkan nyeri diantara mata. dan sinusitis sfenidalis menyebabkan nyeri dibagian belakang mata, sepanjang tengkuk atau dibagian kepala paling atas.

2. Hidung Tersumbat

Pada saat yang bersamaan dengan keluarnya ingus, sinusitis juga akan memiliki gejala hidung tersumbat. Hal ini diakibatkan karena peradangan atau infeksi akan menyebabkan pembengkakan pada sinus dan hidung dibagian dalam.

3. Berkurangnya Daya Penciuman

Membengkaknya area selaput dibagian hidung dalam akan menghambat bau yang anda hirup hingga mencapai kebagian penciuman. Hal inilah yang akan menyebabkan daya penciuman seseorang yang menderita sinusitis menjadi berkurang.

4. Berkurangnya Daya Pengecap

Indra pengecap yang normal tergantung pada keutuhan sensasi penciuman. Sehingga apabila indra penciuman terganggu maka akan menyebabkan menurunnya atau berkurangnya fungsi dari indra pengecap.

5. Kepala yang Terasa Nyeri

Tekanan tinggi dan pembengkakan yang terjadi pada sinus yang terus menerus terutama ketika sedang pilek dapat menjadi bergema diseluruh bagian tengkorak sehingga dapat menyebabkan sakit kepala. Selain dibagian kepala, rasa sakit ini juga mungkin muncul dibagian-bagian yang tidak terduga, seperti sakit gigi, nyeri dibagian rahang atas dan pipi, serta sakit telinga yang tiba-tiba. Sakit kepala akibat sinusitis ini biasanya akan terasa begitu menyiksa saat bangun dipagi hari, hal ini karena cairan yang telah mengumpul semalaman.

6. Batuk

Gejala sinusitis yang satu ini terjadi karena cairan mukosa hidung atau ingus kebagian belakang tenggorokan mungkin akan menyentuh pita suara dan memicu iritasi, terutama jika terjadi terus menerus. Hal inilah yang dapat menyebabkan batuk berkepanjangan yang begitu menjengkelkan.

Itulah dia ciri dan gejala sinusitis. Pada prinsipnya ketika kita merasa ada yang tidak beres dengan tubuh, maka ada baiknya segeralah berkonsultasi kedokter. Dan terutama untuk penyakit sinusitis ini, jika gejala-gejala sudah dicurigai, baiknya segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat.

Baca juga artikel lainya obat tradisional sinusitis

Jumat, 23 Januari 2015

Posted by Unknown in | 18.01 No comments
Diabetes adalah salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat dunia saat ini. Sementara ini, penyakit diabetes belum ditemukan obat yang pasti untuk menyembuhkannya, jadi hanya bisa dicegah dan dikontrol. Diabetes tidak hanya terjadi pada orang tua namun juga bisa menyerang anak-anak yang didiagnosa kelainan kadar gula darah di dalam tubuh. Adapun faktor-faktor lain penyebab seseorang terkena diabetes adalah sebagai berikut :

Faktor-faktor Penyebab Diabetes


1. Kelebihan Berat Badan
Lebih dari 85 persen penderita diabetes tipe 2 diketahui memiliki kelebihan berat badan. Obesitas sering dikaitkan dengan risiko diabetes. Olahraga rutin sangat dianjurkan untuk menurunkan berat badan dan menurunkan resistensi insulin. Penelitian telah menunjukkan bahwa turunnya berat badan beberapa kilogram saja diketahui dapat mencegah diabetes tipe 2.

2. Makanan tinggi gula dan lemak
Salah satu faktor utama penyebab diabetes adalah gemarnya seseorang dalam mengonsumsi makanan yang tinggi gula dan lemak. Makan makanan tinggi gula dan lemak dapat memicu kenaikan berat badan, yang pada akhirnya akan meningkatkan resistensi insulin sehingga risiko terkena diabetes pun menjadi lebih besar lagi. Mengonsumsi makanan yang tidak sehat seperti ini juga berisiko meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Tekanan darah dan kolesterol yang tinggi sering dikaitkan dengan penyakit diabetes dan penyakit jantung.

3. Riwayat keluarga
Faktor keturunan juga bisa berperan mendorong seseorang dalam terkena diabetes. Apabila orang tua anda telah didiagnosis penyakit diabetes tipe 2, maka anda juga memiliki risiko yang tinggi terkena diabetes. Selain itu, faktor etnis juga berhubungan dengan penyakit diabetes. Etnis-etnis yang berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2 adalah Asia, Asia Selatan, Aborigin, Hispanik, dan Afrika.

4. Kondisi tertentu pada wanita
Wanita yang memiliki sindrom ovarioum polikistik lebih mungkin untuk menderita diabetes dibandingkan dengan wanita pada umumnya. Sindrom ini merupakan ketidakseimbangan hormonal yang bisa menyebabkan tidak teraturnya siklus menstruasi. Wanita yang pernah melahirkan bayi dengan kategori gemuk (4kg lebih) diketahui juga berisiko mengembangkan diabetes. Adapun wanita hamil yang menderita diabetes gestasional (diabetes yang terjadi selama kehamilan), diketahui 7 kali lebih mungkin untuk terkena diabetes tipe 2 pada masa yang akan datang dibandingkan dengan wanita hamil yang tidak mengalami diabetes gestasional.

5. Usia lebih dari 40 tahun
Walaupun benar bahwa diabetes tipe 2 juga menyerang orang yang lebih muda, namun penyakit ini sering diidentifikasi ketika umur seseorang memasuki usia 40 tahunan. Konsultasikan dengan dokter mengenai pengujian diabetes yang tepat sehingga anda dapat memantau grafik kesehatan anda sendiri.

Baca juga artikel lainya obat tradisional diabetes

Search

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter